Monday, July 29, 2013

Tes CPNS 2013 Dengan Sistem CAT

Ujian CPNS 2013 akan menggunakan sistem computer assisted tes (CAT). Karena memang menurut rencana setelah lebaran 2013 nantinya proses pendaftaran cpns 2013 akan segera bisa dimulai. Dan tentunya proses seleksi penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini proses seleksinya akan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test). Untuk proses rekruitmen, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Informasi terbaru mengenai Nilai Ambang Batas Passing Grade CPNS tahun 2013 ini telah resmi diumumkan oleh Pemerintah pada hari ini Selasa 5 November tahun 2013. Silakan rekan-rekan semuanya membacanya di link tautan artikel terbaru mengenai hal ini di informasi berikut ini : Passing Grade Tes CPNS Dengan LJK dan CAT Tahun 2013.

Sebagaimana disesuaikan dengan Inpres No. 1/2013, dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) dan juga bersama-sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar mengembangkan sistem Seleksi CPNS dengan menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk 18 instansi pemerintah formasi Tahun Anggaran 2013.

Sedangkan untuk instansi lainnya baru akan diberlakukan penuh pada tahun anggaran 2014. Karena ini adalah merupakan kebijaksanaan baru dalam pelaksanaan tes CPNS 2013 dengan CAT yang mulai diadakan pada tahun ini.

Computer Assisted Test (CAT)
Menurut BKN (Badan Kepegawaian Negara), yang dimaksud dengan pengertian Computer Assisted Test (CAT) adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Standar kompetensi dasar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme PNS (Pegawai Negeri Sipil), dan CAT dipercaya bisa menjamin standar kompetensi dasar CPNS dalam TKD (Tes Kompetensi Dasar).

Tes CPNS 2013 Dengan Sistem CAT

Adapun materi tes terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang kisi-kisinya terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Sedangkan kisi-kisi materi tes kompetensi bidang, disusun dan ditetapkan masing-masing instansi pembina jabatan fungsional. Dan inilah yang masuk dalam kisi-kisi tes cpns 2013 tersebut.

Pelaksanaan tes ujian cpns akan diadakan secara regional. Hal ini dilakukan karena keterbatasan dalam sistem CAT itu sendiri. Sedangkan untuk ujian cpns pusat akan dibagi dari tiap kementrian maupun lembaga negara yang mengadakan seleksi penerimaan cpns di lembaganya maupun di kementriannya.

Tes Kompetensi Dasar (TKD)
Tes ini terdiri dari 3 bagian yaitu :

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Dalam pelaksaan ujian cpns tes memiliki point untuk penilaian passing grade dengan skor atau point minimal adalah 10. Yakni minimal 20 jawaban yang benar dari 50 soal yang ditanyakan agar bisa berlanjut ke proses langkah selanjutnya.
Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan :
  1. Pancasila.
  2. Bhinneka Tunggal Ika.
  3. UUD 1945.
  4. Tata Negara.
  5. Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah.
  6. Sejarah Indonesia.
  7. Bahasa Indonesia.
  8. Bahasa Inggris.
  9. Pengetahuan dan Wawasan Umum.
2. Tes Intelegensi Umum (TIU)
Pada bagian tes ini memiliki point untuk penilaian passing grade dengan skor atau point minimalnya adalah 15 yakni minimal 30 jawaban yang benar dari 50 soal yang ditanyakan agar dapat melangkah ke proses selanjutnya.
Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan :
  1. Kemampuan verbal, yang terdiri atas : Tes Sinonim (persamaan kata); Tes Antonim (lawan kata): Tes Padanan hubungan kata; dan Tes Pengelompokan kata.
  2. Kemampuan numerik yang terdiri atas : Tes aritmetik (hitungan) : Tes Seri angka, Tes Seri huruf, Tes Logika Angka, dan Tes Angka dalam cerita.
  3. Kemampuan berpikir logis dan analisis Tes Logika Umum yang terdiri dari bagian : Tes Analisa Pernyataan, Tes Kesimpulan Silogisme, dan Tes logika Cerita.
3. Tes Karakter Pribadi (TKP).
Tes ini menjadi bidang yang paling besar pengaruh nilai poinnya untuk penilaian passing grade dengan skor/ point minimalnya adalah 30 yakni minimal 60 jawaban yang benar dari 100 soal yang ditanyakan (nilai satu jawaban yang benar adalah skor 0,5) agar dapat melangkah ke proses selanjutnya.
Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan :
  1. Tes Integritas diri.
  2. Tes Semangat berprestasi.
  3. Tes Kreatifitas dan inovasi.
  4. Tes Orientasi pada pelayanan.
  5. Tes Orientasi kepada orang lain.
  6. Tes Kemampuan beradaptasi.
  7. Tes Kemampuan mengendalikan diri.
  8. Tes Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas.
  9. Tes Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan.
  10. Tes Kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
  11. Tes Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Labels:

Saturday, July 13, 2013

Melatih Anak Berpuasa

Mendidik anak sejak kecil untuk berlatih puasa adalah merupakan hal yang tepat sekali ketika kita para orang tua sedang menjalani puasa ramadhan tahun 1434 H tahun 2013 ini. Tantangan bagi para orang tua adalah ketika sedang mengajarkan anak puasa pertama kali kepada sang anak. Karena buah hati akan mengalami masa-masa adaptasi penyesuaian tubuh dirinya terhadap puasa itu sendiri, Untuk itulah pentingnya akan mengetahui bagaimana cara tips melatih mengajarkan anak puasa sejak dini kepada buah hati kita masing-masing.

Shaum di bulan Ramadhan bagi anak-anak belum baligh bukanlah suatu kewajiban. Ulama salaf, seperti Ibnu Sirin dan Az-Zuhri memandangnya sebagai suatu sunnah. Imam Syafi'i berpendapat, anak-anak - bila orang tua mereka telah memandang memiliki kondisi dan kemampuan yang memadai telah dimiliki oleh anak-anak kita. Perlu dan penting sejak dini anak diperintahkan melaksanakan shaum, tetapi bukan sebagai kewajiban syar'i bagi anak melainkan sebagai pelajaran bagi dirinya dalam menjalankan suatu syariat agama Islam ini.

Tips Cara Melatih Anak Berpuasa

Melatih anak-anak berpuasa ramadhan memang bukan perkara yang mudah, akan tetapi bila anak sudah terbiasa sejak dini mengenal akan pentingnya dan manfat puasa itu bagi kesehatan, terlebih bagi kebaikan dunia akheratnya maka hal ini Insya Allah akan memberikan semangat para orang tua untuk bisa memberikan pelajaran serta melatih anak untuk menjalankan puasa itu sendiri semenjak dini.

Ada beberapa kiat tips melatih mengajarkan anak puasa yaitu :

Melatih Dan Mengajarkan Niat Puasa.
Niat adalah bagian penting dari sebuah amalan ibadah kita termasuk di dalamnya adalah amalan ibadah puasa Ramadhan ini. Maka ketika anak sudah berniat untuk belajar menjalankan ibadah puasa ramadhan selama 30 hari maka anak perlu untuk mengetahui akan niat berpuasa itu sendiri.

Menjelaskan Akan Hikmah Keutamaan Bulan Ramadhan.
Begitu banyak hikmah dan keutamaan bulan suci ramadan ini termasuk berpuasa di bulan Ramadan. Maka penting bagi sang anak untuk mengetahui akan hikmah berpuasa Ramadhan bagi anak-anak. Tentunya yang harus diingat juga metode dalam memberikan pengetahuan akan hal ini. Sesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan pemahaman anak terhadap manfaat puasa dan mengapa puasa disyariatkan kepada kita sebagai Umat Islam dan umat Rasulullah Muhammad SAW juga. Dan juga mengenai akan rukun syarat puasa pula.

Berpuasa Dengan Bertahap.
Ketika anak sedang berlatih berpuasa, maka menjalankan puasa secara bertahap adalah salah satu tips keberhasilan dalam melatih anak puasa Ramadhan ini. Bertahap ini maksudnya adalah waktu berpuasanya sedikit demi sedikit ditingkatkan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak. Bisa untuk pertama kali anak berpuasa sejak sahur sampai pukul 10 pagi dan pada hari-hari berikutnya secara pelan-pelan dan pasti meningkat sampai pada akhirnya anak bisa berpuasa ramadhan seharian penuh.

Penuhi Kebutuhan Gizi Anak Ketika Berpuasa.
Jangan melupakan pula akan asupan gizi nutrisi ketika anak sedang dalam masa-masa berlatih berpuasa. Karena dengan asupan yang baik dilihat dari segi nutrisi akan sangat mendukung keberhasilan sang anak dalam berlatih menjalankan puasa ramadhan ini sejak kecil.

Memberikan Semangat Dan Motivasi.
Hal ini juga tidak boleh dianggap sepele oleh para orang tua. Karena anak juga dalam dunia psikologi masih sangat membutuhkan dukungan positif dari keluarga dan lingkungan yang baik. Bila anak diberikan semangat serta motivasi yang bagus dari orang tua dan juga keluarganya akan menjadi kunci keberhasilan seorang anak dalam berpuasa.

Demikian beberapa hal yang berhubungan dengan cara melatih anak berpuasa sejak kecil, sehingga nantinya bila anak telah mencapai usia baligh dan diwajibkan menjalankan puasa Ramadhan tidak akan mengalami kesulitan karena telah diajarkan dan dilatih semenjak kecilnya.

Labels:

Saturday, July 6, 2013

Puasa Ibu Hamil

Menjalankan puasa Ramadhan bagi ibu hamil adalah tetap diperbolehkan selama hal tersebut tidak mengganggu kesehatan ibu hamil dan juga janinnya sendiri. Dan dalam keadaan hamil, maka sang ibu tetap harus memenuhi asupan yang sehat selama hamil, terlebih saat menjalankan ibadah puasa. Karena memang panduan tips ibu hamil berpuasa perlu untuk diketahui bersama.

Hamil muda seringkali menjadi penghalang ibu untuk berpuasa. Umumnya ada asumsi bahwa janin masih sangat muda dan lemah. Jika sahabat sedang dalam keadaan hamil muda dan mengalami mual, pusing atau susah makan selama hamil, maka keinginan untuk berpuasa sebaiknya memang dipertimbangkan lagi. Alasannya, supaya kondisi tubuh ibu yang lemah tidak semakin lemah karena berpuasa.

Salah satunya manfaat puasa bagi ibu hamil adalah membantu pembakaran lemak yang tidak dibutuhkan tubuh,” kata Febriansyah Darus, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Kemang Medical Care, dalam talkshow "Love Your Pregnancy", persembahan dari Sari Husada, Kamis (13/7/2012), di Jakarta.

Manfaat puasa bagi kesehatan salah satunya adalah dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Demikian pula bagi ibu hamil yang menjalankan puasa ramadhan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan, karena overnutrisi dapat mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif, seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis, dan lain-lain. Untuk itu diperlukan tips ibu hamil sehat berpuasa pula.

Selain hal tersebut bagi yang sedang menjalani masa kehamilan dalam bulan Ramadhan ini juga diperbolehkan untuk tetap menjalankan kewajibannya puasa Ramadhan selama puasanya tersebut tidak memberikan ancaman kesehatan baik bagi sang ibu maupun sang janin. Tentunya hal tersebut boleh dilakukan bila dalam keadaan-keadaan tertentu atau resiko tinggi kehamilan. Bila dalam keadaan sehat, maka ibu hamil pun tetap dikenai kewajiban puasa Ramadhan ini. Karena banyak manfaat keutamaan puasa itu sendiri.

Puasa Ibu Hamil

Berpuasa pada saat hamil sebenarnya tidak mengganggu pertumbuhan janin. Sepanjang menu sahur dan menu berbuka diatur baik-baik, bayi mampu menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan ibu. Sekali lagi secara syariat Islam ibu hamil dan menyusui termasuk kelompok yang diperbolehkan meninggalkan puasa pada bulan Ramadhan, namun diperbolehkan meninggalkan puasa bukan berarti dilarang melaksanakan. Untuk itulah pentingnya mengenai puasa bagi ibu hamil itu sendiri.

Berikut beberapa tips cara Puasa Sehat Bagi Ibu Hamil yaitu :
  1. Pada waktu ibu hamil berbuka maupun makan sahur, maka pastikan agar ibu hamil memperoleh banyak protein dari makanan serta sayuran yang dikonsumsinya. Karena kebutuhan protein ini penting bagi pertumbuhan janin yang dalam kandungan ibu hamil. Dan ini salah satu bagian dari puasa sehat untuk ibu hamil.
  2. Hindari bagi ibu hamil saat berbuka dengan banyak meminum minuman yang terlalu manis yang bisa dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, tetapi bisa dengan berbuka puasa dengan kurma seperti yang disunnahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
  3. Pada saat makan sahur, pilihlah makanan yang lama dicerna seperti karbohidrat kompleks dan sayuran agar tidak mudah lapar. Hindari makanan kaleng, makanan yang banyak mengandung akan zat pengawet, tinggi lemak, tinggi kadar garam, dan tinggi kadar gula contohnya adalah makanan cepat saji.
  4. Konsumsi vitamin bagi ibu hamil dan suplemen bagi ibu menyusui. Vitamin yang diberikan ke ibu hamil disesuaikan dengan perkembangan janin sehingga insyaAllah tidak akan mubazir. Sedangkan mengkonsumsi suplemen bagi ibu menyusui kegunaannya adalah membantu menjaga energi tubuh yang nantinya digunakan untuk mengasuh si kecil yang mulai aktif. Tetapi, suplemen ini sifatnya tidak harus selalu dikonsumsi. Saya biasanya mengkonsumsi ketika saya merasa butuh tambahan energi untuk hari saya dengan jadwal padat dan saya mengkonsumsinya ketika sahur. Ingat, anda bisa lho mengukur kebutuhan gizi tubuh anda. Bagi saya, konsumsi suplemen bisa tidak dilakukan jika saya sudah merasa asupan gizi saya cukup.
  5. Olah raga. Tetaplah menjalankan rutinitas anda berolah raga. Hanya saja, jangan terlalu berat sehingga membuat anda mudah haus. Ketika berpuasa, saya tetap berolahraga dua kali seminggu, yaitu mengikuti senam yang diadakan ibu-ibu di perumahan saya. Itupun hanya setengah jam untuk sekali senam. Ketika saya hamil dulu, sebelum buka puasa saya usahakan untuk berjalan kaki keliling kompleks perumahan sambil mencari cemilan utnuk buka puasa.
Demikian tadi beberapa hal yang berkaitan dengan puasa Ramadhan bagi ibu hamil dan semoga bisa memberikan manfaat.

Labels: