Thursday, May 31, 2012

Menjaga Wudhu

Menjaga Wudhu. Wudhu adalah syariat Allah yang sering kita lakukan walaupun tata caranya sangat ringkas dan praktis, tetapi di dalamnya mengandung faedah yang besar. Kelak di hari kiamat Rasulullah akan mengenali umatnya dari bekas wudhu yang terpancar dari wajah dan telapak tangannya, pada hari itu pula orang-orang kafir tertunduk sesal dengan wajah yang hitam legam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Pada hari (kiamat) yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya." ( QS. Ali Imron : 106-107 )

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda :
"Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi dan kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu." (HR. Bukhari)
Demikian perkataan Rasulullah bila kita kaummnya senantiasa menjaga wudhu kita ini.

menjaga wudhu, manfaat wudhu, muhasabah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda :
"Tahukah kalian bila seseorang memiliki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya di antara kuda-kuda yang berwarna hitam, yang tidak ada warna selainnya, bukankah Ia akan mengenali kudanya? Para sahabat menjawab, Tentu Ya Rasulullah, Rasulullah kemudian bersabda, Umatku nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi, kedua tangan dan kaki karena bekas wudhu mereka." ( HR Muslim )

Manfaat wudhu diantaranya yaitu selain untuk membersihkan anggota tubuh kita dari hadast kecil, tetapi juga melarutkan dosa-dosa kecil yang telah kita lakukan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Begitu seseorang berwudhu misalkan pada urutan pertama berkumur dan menghirup air, kemudian mengeluarkannya dari hidungnya melainkan keluar semua dosa-dosa dari mulut dan hidung. Kemudian jika ia membasuh mukanya menurut apa yang diperintahkan Allah, jatuhlah dosa-dosa mukanya dari ujung jenggotnya bersama tetesan air. Kemudian bila membasuh kedua tangan sampai kedua siku, jatuhlah dosa-dosa dari ujung jari-jarinya bersama tetesan air. Kemudian mengusap kepala maka jatuh semua dosa dari ujung rambut bersama tetesan air, kemudian membasuh dua kaki sampai ke mata kaki, maka jatuhlah semua dosa kakinya dari ujung jari bersama tetesan air. Maka bila ia shalat sambil memuja dan memuji Allah menurut lazimnya, dan membersihkan hati dari segala sesuatu selain Allah, maka keluar dari semua dosanya bagaikan lahir dari perut ibunya." ( HR Muslim ).

Untuk itulah kita sebagai Umat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sudah sepantasnya untuk senantiasa menjaga wudhu dan juga untuk membiasakan diri senantiasa dalam keadaan berwudhu tak hanya ketika akan shalat saja, tetapi dalam beberapa aktivitas ibadah seperti ketika hendak menuju masjid, ketika menyentuh mushaf Al Qur’an, ataupun ketika akan beranjak tidur. Para alim ulama selalu menjaga wudhu apabila batal, hal ini untuk menjaga kesuciannya dan juga dzikirnya kepada Allah Ta'ala.

Labels:

Monday, May 21, 2012

Perbanyak Istighfar

Perbanyak Istighfar.Istighfar dalam pengertian bahasa adalah memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan oleh seorang hamba dengan upaya untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Hal ini dapat dilakukan baik dengan perkataan maupun perbuatan. Perbanyak membaca istighfar agar kita dapat menemukan jalan keluar, mendapatkan ketenangan batin, harta yang halal, keluarga yang shalih.

Allah Ta'ala berfirman :
"Maka, aku katakan pada mereka : "Mohon ampunlah kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai-sungai."( QS. Nuh : 10 - 12 ).
Istighfar (memohon ampun) atas segala dosa dan kesalahan-kesalahan kita. Perbanyak istighfar ketika kita telah berbuat dosa. Seorang muslim bila telah berbuat dosa dan aniaya, maka ia memohon ampun (beristighfar) kepada Allah. Ini merupakan solusi luar biasa saat seorang hamba terjerumus dalam dosa. Bila ia hamba yang bertakwa, ia akan selalu terbayang oleh dosanya, hingga dosa yang dilakukan tadi justeru berdampak positif terhadapnya di kemudian hari.

perbanyak istighfar, manfaat keutaaman istighfar, Muhasabah

Ibnul Qayyim lantas menukil ucapan Syaikhul Islam Abu Isma’il Al Harawi yang mengatakan bahwa konon para salaf mengatakan: "Seseorang mungkin melakukan suatu dosa, yang karenanya ia masuk Jannah; dan ia mungkin melakukan ketaatan, yang karenanya ia masuk Neraka". Bagaimana kok bisa terjadi seperti itu? Bila Allah Ta'ala menghendaki kebaikan atas seseorang, Allah akan menjadikannya terjerumus dalam suatu dosa (padahal sebelumnya ia seorang yang shalih dan gemar beramal shalih). Dosa tersebut akan selalu terbayang di depan matanya, mengusik jiwanya, mengganggu tidurnya dan membuatnya selalu gelisah. Ia takut bahwa semua keshalihannya tadi akan sia-sia karena dosa tersebut, hingga dengan demikian ia menjadi takluk di hadapan Allah, takut kepada-Nya, mengharap rahmat dan maghfirah-Nya, serta bertaubat kepada-Nya. Nah, akibat dosa yang satu tadi, ia terhindar dari penyakit ‘ujub (kagum) terhadap keshalihannya selama ini, yang boleh jadi akan membinasakan dirinya, dan tersebab itulah ia akan masuk Jannah.

Namun sebaliknya orang yang melakukan suatu amalan besar, ia bisa jadi akan celaka akibat amalnya tersebut. Yakni bila ia merasa kagum dengan dirinya yang bisa beramal ==shalih== seperti itu. Nah, kekaguman ini akan membatalkan amalnya dan menjadikannya -lupa diri-. Maka bila Allah tidak mengujinya dengan suatu dosa yang mendorongnya untuk taubat, niscaya orang ini akan celaka dan masuk Neraka.

Setiap Muslim hendaknya memperbanyak istighfar dalam berbagai kesempatan. Minimal mengucapkan: Astaghfirullah, Rabbighfirli, Allahummaghfirli, dan yang lainnya. Melalui istighfar tersebut seseorang akan memperoleh banyak keutamaan

Dan dalam Istifghar ini terdapat keutaaman dan juga manfaat. Diantara manfaat keutamaan Istighfar adalah :
  1. Akan dihapus kejelekannya dan diangkat derajatnya. Allah Ta'ala berfirman : "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS An-Nisa' [4]: 110).
  2. Akan dilapangkan rejekinya, mendapatkan ketenangan batin, harta yang halal seperti yang telah diutarakan di atas.Allah Ta'ala berfirman : "Maka, aku katakan pada mereka : "Mohon ampunlah kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai-sungai."( QS. Nuh : 10 - 12 ).
  3. Dihapuskannya dosa dan kesalahannya. Setiap dosa meninggalkan noda hitam pada hati. Noda hitam bisa lenyap dengan melakukan istighfar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Sesungguhnya bila seorang Mukmin melakukan satu dosa, pada hatinya timbul satu noda hitam. Bila dia bertobat, berhenti dari maksiat, dan beristighfar, niscaya mengilap hatinya." (HR Ahmad).
  4. Dimudahkannya dalam segala urusan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Barangsiapa membiasakan diri untuk beristighfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

Labels:

Tuesday, May 15, 2012

Tips Keluarga Bahagia

Tips Keluarga Bahagia.Membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah adalah impian bagi para laki-laki dan juga perempuan yang melangsungkan pernikahan. Dan tentunya keluarga bahagia adalah titik akhir yang diharapkan. Dan salah satu tujuan dari pernikahan itu sendiri adalah mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah berfirman yang artinya:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." (QS.Ar-Ruum [30]:21)
.
Keharmonisan keluarga akan tercapai bila visi serta misi pernikahan berjalan berbarengan dan saling menghormati satu sama lainnya. Suami menjalankan hak dan kewajiban dan begitu pula dengan istri yang menjalankan hak serta kewajibannya. Bila keduanya berjalan beriringan tentunya tercapainya keluarga yang sakinah akan lebih mudah dalam mewujudkannya.

Suami merasa senang, gembira, puas, bahagia dan nikmat terhadap istrinya dari sikap, perilaku, kata-kata, ekspresi, penampilan dan pelayanan istrinya ketika berhubungan dengan istrinya dalam segala aktivitas sehari-hari. Pada saat yang sama suami juga harus membuat istrinya merasa senang, gembira, puas, bahagia dan nikmat terhadap dirinya dari sikap, perilaku, kata-kata, ekspresi, penampilan dan pelayanannya dalam setiap kesempatan dan aktivitas rumah tangga (bukan hanya ketika membutuhkannya saja dan bukan hanya ketika di atas ranjang saja). Demikian juga sebaliknya, istri merasakan hal yang sama terhadap suaminya dan berbuat hal yang sama kepada suaminya.


Berikut beberapa tips keluarga (suami istri) bahagia dan semoga tips keluarga bahagia ini bermanfaat dan juga berguna saudara-saudaraku semuanya :
  1. Selalu mendengar dengan setulus hati dan segenap jiwa dari setiap kata yang diekspresikan oleh pasangan kita.
  2. Selalu bersikap dengan ramah, mesra, bermuka manis dan tersenyum di hadapan pasangan kita.
  3. Menenangkan hati pasangan kita tatkala dia merasa emosional dan juga ketika menghadapi ketegangan, kecemasan dan ketakutan serta ada di sampingnya untuk menghibur hati pasangan ketika dia kecewa, bersedih hati, sakit hati dan sakit fisiknya.
  4. Berdandan, berpenampilan rapi dan berbau harum untuk pasangannya baik ketika berada di dalam maupun di luar rumah. Bukan istri saja yang wajib melakukan ini, namun suami juga harus mewajibkan dirinya untuk hal penampilan ini. Tentunya bukan untuk diperlihatkan atau dipamerkan kepada orang banyak.
  5. Melayani keperluan pasangan dengan senang dan ringan hati, ringan tangan, ringan kaki dan sesegera. Segera kerjakan jika dalam keadaan-keadaan yang memungkinkan. Bukan istri saja yang harus melayani suami. Suami juga harus melayani istri meskipun istri tidak dalam keadaan darurat seperti sakit, mengandung dan melahirkan.
  6. Membiasakan diri dalam hal mengucapkan kata-kata seperti : Terima kasih, Maaf, Permisi dan Tolong kepada pasangan kita pada setiap saat dan kesempatan di mana kata-kata tersebut patut dan perlu untuk diucapkan.
  7. Mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang kita kepada pasangan kita dengan sikap dan perilaku seperti bergandengan tangan ketika berjalan kaki bersama dan menciumnya meskipun ketika tidak ada dorongan nafsu, dengan kata-kata seperti "aku sayang kamu", dan dengan memanggilnya dengan nama panggilan yang indah serta dengan cara yang lemah lembut dan mesra.
  8. Menanyakan kabar dan perasaan pasangan meskipun tidak dalam kondisi sedang berjauhan.
  9. Memuaskan pasangan dalam berhubungan badan dengan melakukan segala hal yang diperlukannya sesuai dengan tuntunan Islam dan sunnah Rasulullah.
  10. Tidak menceritakan hubungan badan mereka kepada orang lain. Tidak menceritakan aib yang dimiliki pasangan berupa kekurangan, kelemahan, kesalahan dan hal-hal negatif lainnya kepada orang lain (kecuali kepada hakim ketika bersaksi di pengadilan, kepada dokter untuk tujuan pengobatan dan kepada kyai, ustadz, psikiater atau konsultan untuk tujuan konsultasi). Juga tidak mencari-cari, mengingat-ingat, serta mengungkit-ungkit atau menyebut aib yang dimiliki pasangan kepada pasangan.
Demikian tadi saudara-saudaraku beberapa tips keluarga bahagia khususnya antara suami dan istri dan semoga bisa berguna dan juga bermanfaat tips suami istri bahagia ini.

Labels:

Friday, May 11, 2012

Membentengi Dari Setan

Membentengi Dari Setan.Setan dan balatentara tentunya menginginkan dari banyak manusia yang mengikuti jejak dan menemani mereka kelak di neraka.Berbagai macam cara dilakukannya untuk dapat menggoda manusia dan menjerumuskan ke dalam jurang neraka. Untuk membantu manusia dalam menghadapi tantangan-tantangan setan dan godaan-godaan iblis, Islam telah memberikan banyak petunjuk yang bisa membantunya untuk bertahan dalam peperangan dan mengalahkan musuhnya yang paling jahat itu.Berbagai hal dan juga cara yang dapat membentengi diri terhadap setan ini telah diajarkan Al-Qur'an dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Berikut beberapa cara membentengi dari setan dan semoga bisa berguna saudara-saudaraku semuanya.

Setan / iblis adalah musuh kita sampai akhir jaman nanti.Allah Ta'ala berfirman yang artinya :
"Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala." (QS Fâthir [35] : 6)
Dalam ayat yang lainnya Allah Ta'ala berfirman :
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar." (QS an-Nûr [24] : 21)

benteng dari setan,Muhasabah

Allah memelihara manusia dengan petunjuk-petunjuk-Nya, baik berupa wahyu yang termaktub dalam kitab suci, maupun hidayah-Nya dalam bentuk ilham dan intuisi. Walhasil, beraneka ragamlah pemeliharaan Allah, juga mencakup segala wujud. Sebagai hamba, kita dituntut untuk meneladani sifat ini menurut pemeliharaan diri dari segala yang dapat membinasakannya; khususnya memelihara hati dari segala keburukan penyakit-penyakitnya, seperti dengki, hasad, riya’, kemunafikan dan sebagainya. Serta dituntut pula penciptaan pengawasan melekat pada diri kita, yang lahir dari kesadaran tentang kehadiran Allah dan kehadiran para malaikat-Nya (Raqib dan ‘Atid) bersama kita setiap saat.

Berikut beberapa cara untuk membentengi dari setan yang dapat kita lakukan :
  1. Selalu berdzikir kepada Allah. Hal ini sesuai dengan firman-Nya yang artinya :
    "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram."( QS. Ar-Ra'd (13) : 28 )
    .
    "Oleh karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku akan ingat ( pula ) kepadamu."( QS. Al-Baqarah (2) : 152 ).
    . Seorang hamba tidak akan selamat dari godaan setan, kecuali dengan berdzikir menyebut nama Allah Yang Maha Esa. dzikir / berdoaadalah benteng yang paling besar dalam kehidupan dan ia merupakan senjata orang-orang yang mengesakan Allah.Ia merupakan nasyid para wali dan orang-orang shalih dan ia merupakan benteng bagi para ahli ibadah dan pedang bagi orang-orang yang arif.Barangsiapa yang mendapat petunjuk untuk melakukan dzikrullah, niscaya ia akan mendapatkan kecukupan, perlindungan, dan penjagaan.Barangsiapa yang lalai dari dzikrullah, niscaya dia akan terperangkap oleh langkah-langkah setan,godaan, dan kekejiannya.
  2. Mengambil wudhu dan menjaga wudhu. Karena dengan mengambil air wudhu ini, setan tidak mau mendatangi, kecuaali orang-orang yang suka dengan najis dan berhadast selamanya.Oleh karena itu, tempat tinggal setan adalah rumah-rumah yang najis dan yang sudah menjadi puing-puing serta kalbu yang tidak mengenal Tuhan langit dan bumi.Setan selalu menempati tempat yang najis, menyukai, dan senang bergaul dengan para penghuninya. Oleh karena itu, barangsiapa yang terus-menerus melestarikan wudhunya dan bersuci, terlindunglah ia dari godaan setan dan setan menjauh darinya.Kebanyakan orang-orang yang terkena sambetan dan gangguan setan adalah orang-orang yang suka najis dan berhadast.
  3. Bergaul dengan orang-orang shalih. Hendaknya teman-teman kita terdiri dari dari orang-orang yang bertakwa yang pilihan, ahli mengerjakan shalat lima waktu, ahli membaca Al-Qur'an, ahli masjid, dan ahli sunnah.Mereka akan selalu memerangi setan dan membantu kita untuk mengalahkan setan. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
    "Sesungguhnya serigala itu hanya memangsa kambing yang memisahkan diri."( HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Nasa'i )
    .Oleh karena itu, wahai saudara-saudaraku karena Allah.Bertakwalah kepada Allah melalui berteman dengan orang-orang yang shalih, karena sesungguhnya mereka adalah balatentara dan penolong-penolong kita dalam meniti jalanNya.
  4. Meninggalkan kedurhakaan, banyak beristighfar, tobat, dan kembali kepada Allah. Allah Ta'ala berfirman :
    "Dan ( juga ) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji dan menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."( QS. 'Ali Imran (3) : 135 )

Labels:

Friday, May 4, 2012

Belajar Ikhlas

Belajar Ikhlas.Ikhlas adalah salah satu hal bagian dari komponen agar segala amal ibdah kita terima Allah Ta'ala.Hal berikutnya adalah bahwa amalan ibadah kita sesuai dengan sunnah Rasulullah shalallallahu a'alaihi wa sallam.Dua hal tersebut harus beriringan dan sejalan dalam menjalankan ibadah.Belajar ikhlas adalah sesuatu hal yang tentunya bagi kita tidaklah mudah seperti halnya membalikkan telapak tangan.

Niat ikhlas didefinisikan sebagai hal yang berkaitan dengan batiniah diri kita masing-masing, sehingga dalam prakteknya ikhlas ini keadaan batin kita harus senantiasa bersih.Hal tersebut digambarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu sabdanya yaitu :
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya." ( HR. Bukhari Muslim)
Yang selanjutnya adalah bahwa amalan ibadah kita sesuai dengan syariat Islam dan dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Rasulullah bersabda :
"Barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak pernah kami diperintahkan, maka perbuatan itu ditolak." (HR. Muslim)
belajar ikhlas, ikhlas, Muhasabah

Sesungguhnya amal yang dilandasi keikhlasan tetapi tidak benar, tidak diterima oleh Allah Ta'ala. Sebaliknya, amal yang benar tetapi tidak dilandasi keikhlasan juga tidak diterima oleh Allah Ta'ala. Amal perbuatan itu baru bisa diterima Allah jika didasari keikhlasan dan dilaksanakan dengan benar. Yang dimaksud ikhlas adalah amal perbuatan yang dikerjakan semata-mata karena Allah, dan yang dimaksud "benar" adalah amal perbuatan itu sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.( Fudhail bin Iyad ).

Jadi point pentingnya adalah bahwasannya niat yang ikhlas saja belum menjamin amal kita diterima oleh Allah Ta'ala jika dilakukan tidak sesuai dengan apa yang digariskan syariat. Begitu juga sebaliknya dengan perbuatan mulia, tidak diterima jika dilakukan dengan tujuan tidak mencari keridhaan Allah Ta'ala.

Beberapa cara dalam belajar ikhlas yang bisa coba kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari dan semoga pula kita dimudahkan Allah Ta'ala dalam belajar ikhlas tersebut aamin...aamiin.
  1. Keikhlasan bisa hadir ketika kita mengutamakan akan keridhaan Allah daripada keridhaan manusia. Karena seringkali baik disadari atau tidak kita melakukan sesuatu karena mengingginkn keridhaan orang tertentu ataupun golongan tertentu.Padahal yang wajib kita cari adalah keridhaan Allah Ta'ala.
  2. Ikhlas tatkala kita menyadari banyak kekurangan dalam diri kita.Orang yang ikhlas akan selalu merasa dirinya memiliki banyak kekurangan daripada kelebihannya. Ia merasa belum maksimal dalam menjalankan segala kewajiban yang dibebankan Allah Ta'ala. Karena itu ia tidak pernah merasa ujub dengan setiap kebaikan yang dikerjakannya. Sebaliknya, ia cemasi apa-apa yang dilakukannya tidak diterima Allah Ta'ala.
  3. Ikhlas bisa hadir tatkala ia lebih menyukai menyukai untuk menyembunyikan amal perbuatannya.Orang yang benar-benar tulus adalah orang yang tidak ingin amal perbuatannya diketahui orang lain. Ibarat pohon, mereka lebih senang menjadi akar yang tertutup tanah tapi menghidupi keseluruhan pohon. Ibarat rumah, mereka pondasi yang berkalang tanah namun menopang keseluruhan bangunan.
  4. Ikhlas ada tatkala kita bisa merasakan cinta dan marah karena Allah.Ikhlas saat kita bisa untuk menyatakan bahwasannya cinta dan benci, memberi atau menolak, ridha dan marah kepada seseorang atau sesuatu karena kecintaan kita kepada Allah dan keinginan membela agama-Nya, bukan untuk kepentingan diri kita sendiri.

Labels:

Tuesday, May 1, 2012

Tidur Baik Menurut Sunnah

Tidur Menurut Sunnah.Tidur bagi seorang muslim adalah sesuatu hal yang berperanan penting.Dikatakan penting karena tidur baik ini bagi dirinya adalah sebagian dari waktu yang digunakannya untuk kembali memperoleh energi dan tenaga dalam rangka beribadah kepada Allah Ta'ala.Postingan mengenai tidur menurut sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ini diinspirasi dalam blog saudaraku Blog Keperawatan dalam salah satu postingannya yang membicarakan tentang tidur yang baik bagi kesehatan.

Tidur

Rasulullah shallalalahu 'alaihi wa sallam telah memberikan beberapa adab tidur menurut sunnah.Berikut adalah beberapa hal berkenaan dengan tidur baik menurut sunnah Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam :
  1. Sebelum kita beranjak tidur kita disunnahkan Rasulullah untuk berwudhu.Hal ini didasari akan sabda Beliau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu : "Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat." (HR. Bukhari Muslim).
  2. Tidur dalam posisi bertumpu pada sisi badan sebelah kanan (yang menjadi tumpuan adalah rusuk kanan)."Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu."(Muttafaqun Alaihi) dan meletakkan tangan kanan dibawah pipi (tangan kanan digunakan sebagai bantalnya)."Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya." (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban).
  3. Tidak tidur berbaring dengan posisi tengkurap.
  4. Memulai tidur dengan berdzikir dan berdo'a.Tidur menurut sunnah dengan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas, kemudian ditiupkan pada telapak tangan. Setelah itu diusapkan ke anggota tubuh mulai dari kepala, wajah dan lainnya yang dapat dijangkau tangan, dan dilakukan sebanyak tiga kali.)(HR. Bukhari :6319).Membaca Ayat Kursi (HR. Bukhari :5010) dan dua ayat terakhir surat Al-Baqarah.
  5. Berdo'a dengan do'a tidur "بِسْمِكَ اللَّهُمَ أَمُوْتُ وَأَحْيَا" yang artinya "Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan hidup".
  6. Jika dalam tidurnya bermimpi yang baik, maka hal tersebut jangan diceritakan kecuali kepada orang yang senang bisa mendengarkannya.
  7. Jika dalam tidurnya bermimpi sebaliknya atau mimpi buruk, maka sunnahnya adalah dengan meludahlah kekiri tiga kali (dengan sedikit percikan) sambil membaca ta'awudz (berlindung kepada Allah Ta'ala) sebanyak 3 kali dan tidak menceritakan hal tersebut kepada orang lain.
  8. Dan mengakhiri tidur atau bangun tidur dengan berdoa : ”الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ“ yang berarti : "Segala puji bagi Allah yang membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya. Dan kepada-Nya kami dibangkitkan".

Demikian tadi saudar-saudaraku mengenai tidur yang baik menurut sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Setelah kita mengetahui beberapa sunnah dan adab tidur menurut sunnah ini maka marilah kita untuk dapat mempraktekkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.Dan semoga Allah memudahkan bagi kita semua aamiin.

Labels: